Cara Memilih Besi Beton

Dalam pelaksanaannya sehari-hari di lapangan suatu proyek, maka besi beton yang digunakan sering dijumpai adalah yang tidak sesuai dengan standar SNI. Besi beton yang tidak sesuai dengan standar SNI itu disebut sebagai besi banci. Hal ini akan sangat berbahaya. Besi beton banci itu mempunyai ukuran yang lebih kecil dan daya kekuatannya yang lebih rendah dari standar mutu SNI yang ditetapkan. Banyak yang memilih menggunakan Besi beton banci itu dengan tujuan untuk menekan biaya proyeknya. Oleh karena itu, saat ini semakin banyak tempat jual besi beton polos. Gunakanlah hanya besi beton yang memenuhi persyaratan standar SNI saja. Gunakan besi beton yang sudah bersertifikat SNI, jangan memilih besi beton banci yang kekuatannya dibawah standar atau besi beton berkarat, karena meski harganya bisa lebih murah tapi akan merugikan karena membuat bangunan cepat roboh sebab tulangan konstruksinya menjadi keropos atau mudah bengkok atau. Menjadi melengkung akibat kekuatannya yang kurang. Hal ini sangat berbahaya dan justru merugikan.

Besi Beton yang memenuhi standar SNI

Terdapat dua jenis besi beton yang memenuhi standar SNI yang biasa digunakan untuk proses pembangunan, yakni besi beton polos dan besi beton ulir.

Kegunaannya berbeda. Besi beton polos digunakan untuk membungkus besi beton ulir yang digunakan sebagai tiang utama konstruksi tulang suatu bangunan, jadi kebutuhan besi beton polos akan lebih banyak nantinya daripada kebutuhan besi beton ulir. Dari segi kekuatan yang diukur dengan daya tekan, maka besi beton ulir mempunyai kekuatan tekan minimal 400 Mpa, sedangkan besi beton polos memiliki kekuatan daya tekannya minimal hanya sekitar 240 Mpa saja. Plain bar atau besi beton polos dibuat dengan bentuk yang lurus polos, tanpa sirip sedangkan deformed bar atau besi beton ulir harus dipelintir dahulu sehingga membuat bentuknya jadi berulir seperti ada siripnya spiralnya. Harga besi beton ulir lebih mahal daripada harga besi beton polos. Ukuran standar besi beton ialah rata-rata 12 meter. Dengan diameter yang bervariasi, yakni ada ukuran 6mm, serta 8mm, dan 10mm, juga 12mm, serta 13mm, dan 16mm, juga 22mm, serta 25mm. Dengan angka toleransi sekitar kurang lebih 0,2mm.

Pemilihan Merk Besi Beton

Produk apapun pasti ada merknya, begitu juga dengan besi beton. Merk besi beton itu bisa dilihat ada di bagian permukaan besinya.

Ukuran Besi Beton

Besi beton memiliki variasi ukuran dan diameter. Besi beton yang digunakan untuk pembangunan suatu hunian rumah tinggal biasanya menggunakan besi beton dengan ukuran 8 mm serta 10 mm. Lalu besi beton yang sering digunakan untuk proses pembangunan suatu proyek gedung ialah besi beton yang berukuran sekitar 12 mm serta 14 mm.

Itulah cara memilih besi beton yang benar. Pilih yang sesuai standar SNI dan tidak berkarat. Bisa pesan besi beton berstandar SNI pada jual besi beton polos.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *